Senin, 13 Desember 2010

LINUX BACK TRACK

Sejarah Linux BackTrack

Backtrack dibuat oleh Mati Aharoni yang merupakan konsultan security dari Israel dan max mosser jadi merupakan kolaborasi komunitas, backtrack sendiri merupakan merger dari whax yang mana whax ini adalah salah satu distro linux yang digunakan untuk test keamanan yang asal dari whax sendiri dari knoppix. Ketika knoppix mencapi versi 3.0 maka dinamakan dengan whax. Dengan whax kita bisa melakukan test securtity dari berbagai jaringan dimana saja . Max mosser merupakan auditor security collection yang menghususkan dirinya untuk melakukan penetrasi keamanan di linux, gabungan dari auditor dan whax ini sendiri menghasilakan 300 tool yang digunakan untuk testing security jaringan. Auditor security collection juga terdapat pada knoppix.

Fitur-fitur yang ada pada Linux Backtrack


Linux backtrack juga memiliki banyak fitur looh. Ini beberapa tool yang terdapat dalam Linux backtrack : 

• Metasploit integration
• RFMON wireless drivers
• Kismet
• AutoScan-Network - AutoScan-Network is a network discovering and managing application
• Nmap
• Ettercap
• Wireshark (formerly known as Ethereal)
• Enumeration
• Exploit Archives
• Scanners
• Password Attacks
• Fuzzers
• Spoofing
• Sniffers
• Tunneling
• Wireless Tools
• Bluetooth
• Cisco Tools
• Database Tools
• Forensic Tools
• BackTrack Services
• Reversing
• Misc

Tapi disamping tool-tool jaringan, backtrack memasukkan mozilla, pidgin, k3b, xmms dll.


Sumber : http://id-backtrack.blogspot.com

 

Cara install Back Track dalam Satu Partisi dengan Ubuntu

Saya begitu ingin menginstall ke harddisk supaya tidak perlu repot booting cd (yang saya duga penggunaan cd mendukung percepatan habisnya baterai laptop) dan bisa langsung berlama-lama main-main dengan hotspot-hotspot. Sedikit basa-basi, pada awalnya saya membuat partisi tersendiri untuk bt3 sebesar satu giga, dan itu benar-benar mengacaukan susunan partisi di harddisk macbook yang cuma 60GB ini. Saya mempelajari isi file menu.lst dari grub dan slax.cfg di cd distribusi slax. Ternyata bukan partisinya yang penting, tapi keberadaan file kernelnya (atau apa mungkin, saya nggak ngerti) yang biasanya bernama vmlinuz dan initrid. Kita harus mendefinisikan letaknya dengan benar dimanapun kumpulan file itu berada. Nah, anda perlu sebuah partisi ubuntu dengan space kosong lebih dari 1GB, karena backtrack menghabiskan seukuran 1 CD.
Anda install dulu ubuntu kalau belum install. Tidak mesti ubuntu sih, yang penting boot loadernya grub, kalo lilo saya agak bingung.
Selanjutnya, booting dengan cd backtrack, pada saat pemilihan mode boot, tekan tab untuk melihat cheatcode (parameter boot). Catat yang lengkap. Saya memilih yang BT3 Graphics Mode (KDE). Kalau anda suka fluxbox, pilih yang fluxbox.

/boot/vmlinuz vga=0x317 initrd=/boot/initrd.gz ramdisk_size=6666 root=/dev/ram0 rw autoexec=xconf;kde
Kalau sudah selesai dicatat, restart komputer dan masuk ke ubuntu.
Loginlah sebagai root agar lebih mudah, ketimbang melalui terminal. Copy isi cd backtrack 3 yaitu folder boot dan BT3 ke direktori root ( / ). Tabrakan dong dengan folder boot-nya ubuntu? Rename folder boot backtrack, misal btboot. Hmm, sekarang isi di bawah / jadi semakin kotor, tak apa. Apakah kita perlu menjalankan bootinst.sh di btboot tersebut sebagaimana menginstall ke flashdisk? Tidak perlu, karena itu tindakan bodoh dan akan menghapus MBR harddisk.
Sekarang, buka file /boot/grub/menu.lst, cari pada baris ini :
title Ubuntu 8.10 Intrepid Ibex, kernel 2.6.27-7-generic
uuid xxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxx
kernel /boot/vmlinuz-2.6.27-7-generic root=xxxxxxxxxxxxxxxxxxx ro quiet splash
initrd /boot/initrd.img-2.6.27-7-generic
quiet
copy tulisan ini dan letakkan dua baris di bawahnya. Lalu ganti berdasarkan informasi dari boot parameter backtrack.
title Back|Track 3 Final [ ngoprek mode ]
kernel /btboot/vmlinuz root=/dev/ram0 ramdisk_size=6666 rw autoexec=xconf;kde
initrd /btboot/initrd.gz
tulisan xxx dst yang saya tulis itu sebenarnya kumpulan acak angka dan huruf sebagai identitas partisi. Anda bisa ganti dengan /dev/sda1 misalnya, dan menghapus baris uuid. Saya melihat bahwa parameter-parameter dikumpulkan di baris kernel, maka saya meletakkan parameter boot backtrack di baris yang sama. Anda lihat kan kesamaannya? vmlinuz-2.6.27-7generic milik ubuntu dan vmlinuz milik slax. Pasti itu sesuatu yang sama. Tulis sesuai letaknya, misal tadi di bawah folder btboot. Demikian juga pada file initrd, backtrack juga punya yang sama namanya. Saya tetap menulis ramdisk_size=6666 karena backtrack ini tetap akan jalan sebagai sebuah livecd.
Sekarang coba restart dan booting melalui pilihan baru tersebut. Anda akan mendapatkan sebuah backtrack live cd sedang berjalan tanpa cd. Kalau gagal misal kernel panic, jangan panik, mungkin anda salah mengetiknya, periksa kembali. Hal yang sama bisa dilakukan dengan distribusi slax, ayah dari backtrack.

 

1 komentar: